A Saturday night at cinema brought me an unexpected man
When there was no hope for those special coming
I lifted up my soul to keep enjoying the ordinary night
When my fellows came and tried to warm the cold soul of mine
Then I found him; the unexpected man came along with them
A simple gesture made me let him know my name
A shaking hands still didn’t made any interest of him
He was very ordinary I thought, even less than ordinary
No expectation I can made, just got ahead of him
‘Till the movie had done, and the dinner’s time came
Fortunately, something happened in a comfy dinner conversation
I tried to digest every single word were dropped by him
Led my previous thought out of my head, and caught the new one
It was; ‘What a sophisticated man who is speaking in front of me’
The way he spoke has caught my attention
So, don’t blame me if I become admiring him these days
The new comer in my days…
25.11.09
20.11.09
Corat-coret
Beberapa jam yang lalu, gw membuka inbox hp dengan maksud menyortir beberapa sms yang sekiranya bisa gw hapus *coz ga penting-penting amat* demi mengefektifkan memori hp gw… sms pertama , kedua, ketiga... yang ini bolehlah dihapus, yang ini dihapus juga aja… detik-detik awal penghapusan sms pun berlalu… hingga tibalah gw di sebuah sms dari nomor yang begitu gw kenal dan sengaja tidak gw masukkin ke contacts gw *scr ud hafal jg*…sebuah sms yang gw terima beberapa minggu lalu, dan cukup menggelitik hati gw ketika tadi gw baca ulang… tapi demi menyelamatkan perasaan gw dari suasana “mellow”, gw kembali ke konsentrasi untuk menghapus sms (jiaahhh lebay ah ngapus sms aja butuh konsentrasi)…delete…delete…and delete…banyak juga ternyata tumpukan sms ga penting di inbox gw…ckckckck… yang cuma nanyain “lw kuliah ga, ngel?”, “gw ud di kls neh, lw dmn?”, “tgs grammar hlm brp ya, ngel?”…ckckckck…pantes inbox gw penuh…*ok lanjut*…lalu gw bertemu kembali dengan beberapa sms *kali ini lebih dari satu* dari nomor yang tadi gw sebutkan di atas (nomor mentari lebih tepatnya)…namun kali ini, gw kurang bisa menghandle hati gw yang mulai beriak-riak ketika mata ini mulai membaca dan otak ini mulai mencerna barisan tulisan yang ada di dlm sms-sms itu… tanpa disadari bibir ini mulai bergumam “ya Tuhan, so sweet banget si smsnya (nya di sini refers to someone lah ya), jadi kangen dia” *pletak*… untungnya, otak ini cepat bereaksi…mengirim respon melalui saraf-saraf motorik gw untuk segera menggerakkan jemari ini menutup sms itu…dan satu lagi yang dilakukan oleh otak gw sebagai langkah tepat…mensugesti hati gw untuk segera menghapus setiap rasa yang datang dari masa lalu, yang kini mulai merasuki hati gw kembali…dan akhirnya, kegiatan menghapus sms pun dilanjutkan…makin ke bawah, koq gw ga menemukan sms yang pantas untuk dihapus lagi ya?...ya iyalah ya, secara tuw sms-sms datang dari orang-orang yang cukup penting dimana isi smsnya sendiri juga penting…mata ini mulai bosan memandangi layar hp, tanpa bisa menemukan sms lain yang sekiranya bisa dihapus demi menambah kapasitas “free memory” hp gw yang terancam akan menjadi full sebentar lagi…tik…tik…tik…waktu berdetik tak mungkin bisa ku hentikan *pletak*… lho koq jadi nyanyi?… maksud gw, tik..tik..tik.. waktu berdetik dan berlalu dalam suasana yang semakin membosankan… makin ga jelas deh nih jatohnya, kegiatan yang gw lalukan…hmmm =.=…jari ini terus menekan tombol next…sms demi sms pun dilewati…dan…*jeng jeng!* Gw ketemu lagi sama deretan sms *kali ini smsnya dalam jumlah yang lebih banyak* yang datangnya dari no mentari itu…namun sayang sekali, pada kesempatan kali ini otak gw tidak bisa berbuat apa-apa…hanya bisa membiarkan hati gw beraksi, yang dengan bebas merdeka mulai mempersilahkan masuk setiap rasa yang datang dari masa lalu…setiap rasa yang bagaikan aliran air yang tak terbendung dan mulai membanjiri hati gw (akan lebih baik mungkin, kalau di dalam hati gw dibangun banjir kanal timur kali ye)…dari bibir ini pun mulai meluncur kalimat “koq semua sms ini jadi begitu berarti ya kalau dibacanya sekarang? Perasaan dulu biasa aja” ; “Kenapa ya dulu gw ga bisa meresponi semua sms ini dengan cara yang benar ya? Emang orang kalau lagi esmosi eh maksud gw emosi, semuanya jadi jelek di pandangan mata, padahal si ga jelek-jelek amat sebenernya (lho? Berarti pada dasrnya emang jelek dun?) jadi sebenernya dulu itu harusnya bisa dipertahankan dun ya?”…aaarrrggghhhh ini tanda-tanda hati gw sudah mulai terserang penyakit “mellow” akut!...yah begitulah keadaan hati gw yang bisa dilaporkan, hingga berita ini diturunkan… *pletak* hadoh kenapa jadi kaya siaran berita? *ngok ngok*okeh deh…satu kesimpulan yang gw dapet dari kegiatan ini…bila hendak melakukan kegiatan ini lagi, hendaknya tidak membuka sms-sms di masa lampau terutama dari nomor-nomor tanpa nama (sengaja ga dikasi nama coz biasanya berhubungan dengan kejadian-kejadian tak terlupakan di masa lampau, selain juga karna gw udah hafal si hoho)… and the end… +.+
17.11.09
In My Struggles
When you have nothing
But you have to do something
Indeed, it’s a great thing
What will come up in your mind?
Go back and leave it, or what?
In weeks, I struggled with this
Till’ something came up in my heart
Maybe I have nothing
But it doesn’t mean I have no one
There is one who’ll never
Let me work and walk alone
He promises me a beautiful thing
Surely, He is with me always
And He is the one who makes me capable
To finish this till’ the end
Seemed like there is a torch
Lit the darkest side of my heart
It returned my hope and faith
And encouraged me to grow them up
These days, when I look back
To my hard struggles
Do you know what I find?
His faithful love which never end in my life
But you have to do something
Indeed, it’s a great thing
What will come up in your mind?
Go back and leave it, or what?
In weeks, I struggled with this
Till’ something came up in my heart
Maybe I have nothing
But it doesn’t mean I have no one
There is one who’ll never
Let me work and walk alone
He promises me a beautiful thing
Surely, He is with me always
And He is the one who makes me capable
To finish this till’ the end
Seemed like there is a torch
Lit the darkest side of my heart
It returned my hope and faith
And encouraged me to grow them up
These days, when I look back
To my hard struggles
Do you know what I find?
His faithful love which never end in my life
7.11.09
You hold on, then you’ll be shattered
I know what’s on your mind
I know what desire you try to hide
I know what’s in your deepest heart
I know you want him
You hold on, keep everything as a secret
You think you successfully cover it
But the fact says that you don’t
You only successfully lie to yourself
I’m not as stupid as you think
My thought isn’t as narrow as yours
I know exactly that you really want
What I get and what I have
You want him, your best friend,
(My boyfriend)
You’re so selfish
You‘re so cynical
You destroy my happiness
Something that you haven’t got ‘till today
Yes, you are successful in breaking my relationship
But one thing for sure, you are failed in reaching what you want
You still cannot have a relationship with him
What a poor girl?
In your egoism lies a fear
You don’t want him to be owned
But in the same time,
You don’t have courage to declare your love
Just keep holding on,
Then someday you’ll find yourself
Has been shattered
5.11.09
Aku Belajar Darimu
Betapa ku tak mengerti arah pikiranmu
Jauh di dalam dirimu tersimpan satu misteri
Tak tergapai isi hatimu
Tak ada yang bisa ku buat
Terlalu rapat kau tutup suara hatimu
Bisiknya pun tak dapat ku raih
Jangan salahkan aku kalau aku mereka-reka
Mau tidak mau pikiranku bermain
Seberapapun kau mencoba
mengombang-ambingkan perasaanku
Tapi maaf, kau tak dapat jangkau hatiku
Aku tak serapuh yang kau kira
Sadarkah dirimu?
Semua kata-katamu telah berbalik arah
menjatuhkan dirimu ke titik paling bawah
Ternyata, keangkuhanmu lebih besar
daripada isi kepalamu
Maaf kalau aku terlalu sarkastik
Tapi untuk yang satu ini,
aku belajar darimu...
Jauh di dalam dirimu tersimpan satu misteri
Tak tergapai isi hatimu
Tak ada yang bisa ku buat
Terlalu rapat kau tutup suara hatimu
Bisiknya pun tak dapat ku raih
Jangan salahkan aku kalau aku mereka-reka
Mau tidak mau pikiranku bermain
Seberapapun kau mencoba
mengombang-ambingkan perasaanku
Tapi maaf, kau tak dapat jangkau hatiku
Aku tak serapuh yang kau kira
Sadarkah dirimu?
Semua kata-katamu telah berbalik arah
menjatuhkan dirimu ke titik paling bawah
Ternyata, keangkuhanmu lebih besar
daripada isi kepalamu
Maaf kalau aku terlalu sarkastik
Tapi untuk yang satu ini,
aku belajar darimu...
A Friend is
...the sunshine of life
...like oxygen, we need it to live
...so special, value it!
...the one who walks in when the rest of world walk out
...someone who knows all about you and still likes you
...the person who understands your past,
believes in your future,
and accept you the way you are
...better than a kin, as he/she shares nothing
but your pain and pleasure
...like oxygen, we need it to live
...so special, value it!
...the one who walks in when the rest of world walk out
...someone who knows all about you and still likes you
...the person who understands your past,
believes in your future,
and accept you the way you are
...better than a kin, as he/she shares nothing
but your pain and pleasure
Langganan:
Komentar (Atom)